Harus Lari Maraton


04 Mei 2018


Masih berkutik dengan jurnal-jurnal yang harus ku baca satu per satu sampai menemukan kata kunci yang cocok dengan penelitianku. Berdiam di dalam kamar yang luasnya 2x3 meter. Menghabisakan waktu didepan layar PC, membuka buku-buku lama, berbaring di atas kasur, dan bermimpi segera diwisuda. Sungguh membosankan.

Tapi lebih membosankan ketika sudah berusaha melakukan banyak hal dan mempergunakan waktu dengan porsinya, ada teman yang tiba-tiba datang dan cerita kalau dia sudah seminar proposal. WHAT?? Apa ini yang disebut musibah? Ketika yang lain pada sudah melewati rintangan bab per bab tapi aku masih berkutik dengan judul? Sedikit konyol memang. Seterlena itukah aku dengan kegiatan rutinitas baru yang kulakukan beberapa waktu lalu. Dimana orang-orang sudah berlari jauh didepan, tapi aku masih santai berjalan ditempat.

Saat itulah aku ingin lari maraton mengejar ketertinggalanku diantara teman-temanku. Aku tidak mau tertinggal, dan harus cepat nyelesaikan studiku. Tapi adil kah ketika kita menginginkan sesuatu secara instan tapi orang lain sudah melewati rintangan itu terlebih dahulu. Sempat merasa kalo usaha yang aku lakukan kemarin hanya sia-sia dan membuag waktu. kalau hanya mengingat-ingat penyesalan, banyak sekali hal yang kulakukan dan hanya mendapat penyesalan belaka. Tapi, segala sesuatu yang sudah kita lewati dan kerjakan di masa lalu pasti memiliki pelajaran tersendiri dalam diri kita, meskipun pelajaran itu hanya sedikit tapi bisa merubah pola hidup kita di masa mendatang. Setidaknya tidak mengulangi kesalahan yang sama J

Menjadi dewasa memanglah berat. Tuntutan dimana-mana, lelah, kesel, menakutkan, kadang juga membosankan. Menjadi stuck ketika terlalu banyak tuntutan dan hanya bisa diam, bingung memprioritaskan yang mana. Menjadi seorang yang dewasa harus bijaksana dalam menyelesaikan masalah. banyak belajar dari orang-orang yang sudah dewasa terlebi dahulu. Supaya ketika menjadi dewasa sudah siap, dan tidak banyak kesalahan yang diperbuat. Belajar tidak harus selalu dari teori dan buku. Pengalaman adalah pembelajaran paling berharga.

Dan AKU, jangan pernah lelah untuk selalu belajar. Jadilah manusia yang menebarkan banyak manfaat kepada orang lain, terutama orang sekelilingmu.

Komentar

Postingan Populer